|     N e w s     |     The Batik     |     F A Q     |
Teras Toko online
  Cari Batik      
  Masukkan Kode Batik :
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Testimoni
9 comments terbaru


Nama :
Email :
Comments :
5 digit nomor di atas :



Batik Jawa Arsip Berita





















































Batik di Pulau Jawa


Indonesia mempunyai beraneka ragam budaya. Hampir di setiap daerah mempunyai kebudayaan yang berbeda dengan daerah lain. Budaya itu bisa berupa bahasa, tarian, upacara adat maupun pakaian adat. Pakaian adat biasanya dibuat dari kain tradisional sesuai dengan daerahnya. Kain tradisional yang terdapat di negara kita beraneka ragam antara lain : songket, lurik, tenun dan batik.

Batik merupakan kekayaan bangsa Indonesia, saat ini telah berkembang, baik lokasi penyebaran, teknologi dan desainnya. Semula batik hanya dikenal di lingkungan kraton di Jawa. Pada masa itu batik hanya dibuat dengan sistem tulis sedangkan pewarna yang digunakan berasal dari alam baik tumbuh – tumbuhan maupun binatang. Batik di Jawa berkembang sampai daerah – daerah lain seperti Banyumas, Tulungagung, Wonogiri, Tasikmalaya dan Garut. Batik juga berkembang di pesisir utara seperti Jakarta, Indramayu, Cirebon, Pekalongan, Lasem, Tuban, Gresik, Sidoarjo, dan Madura. Teknologi yang digunakan semakin berkembang, hal ini dapat dilihat dari peralatan membatik yang sudah canggih, sebagai contoh canting yang menggunakan aliran listrik. Desain yang semakin beragam dari motif dan warna yang digunakan juga beragam untuk batik daerah pesisir.

Pertumbuhan batik yang berlainan, menjadikan corak dan warna yang beragam sesuai dengan asalnya, misalnya daerah pesisir seperti Cirebon, Pekalongan, Lasem akan berbeda dengan daerah Solo atau Yogyakarta. Pada umumnya batik daerah pesisir seperti Pekalongan memiliki ciri warna yang beraneka ragam seperti merah, biru, hijau dan lainnya. Sedangkan untuk daerah Solo atau Yogyakarta menggunakan warna sogan, biru, hitam, kream dan putih.

Pekalongan sebagai salah satu daerah penghasil batik di Indonesia mempunyai keunggulan dari daerah lain. Keunggulan para pembatik Pekalongan adalah dari segi proses pembuatan batik atau teknik pembuatan batik dan segi pewarnaan. Ditinjau dari segi teknik pembuatan batik, para pembatik mempunyai pengalaman yang baik, dengan penggunaan beberapa macam warna, maka harus bermain dengan lilin batik dan cara – cara pewarnaan, seperti celupan tutup lilin dan colet tutup lilin dan sebagainya.

Dewasa ini penggunaan batik sebagai bahan sandang sudah mulai membudaya dikalangan masyarakat. Kain batik yang semula hanya dipakai untuk pakaian tradisional (sebagai jarit, selendang) kini banyak dipakai dalam dunia fashion, mulai dari pakaian pesta, pakaian santai, sepatu, seragam kerja atau sekolah, bahkan juga digunakan untuk perlengkapan rumah tangga (seperti sprei, gordin, bantalan kursi, taplak dan sebagainya).

Berkembangnya penggunaan batik tersebut dimungkinkan karena semakin meningkatnya teknik pembuatan batik serta semakin beraneka ragam disain batik yang dibuat. Hal tersebut juga mendukung pasaran batik menjadi semakin luas, bahkan sampai ke luar negeri, sehingga sistem perdagangan menjadi semakin rumit karena konsumennya semakin kritis. Sebagai bahan sandang, konsumen menghendaki agar kualitas batik lebih ditingkatkan. Kualitas atau mutu batik dapat dilihat dari ketahanan luntur warnanya.



Belum ada Komentar, Isi komentar :
Nama
Email
Comment
Kode captcha
 
 
 
Supported by
 

Copy Right : BATIK PARASANTIQUE PEKALONGAN © 2013
Jl. Molek Baru no. 9
Villa Binagriya Pekalongan
Phone: 0285-410345
HP: 02857905080
PIN: 286B7E9A
email: parasantique@gmail.com

rss feed rss feed rss feed

Ping your blog, website, or RSS feed for Free

My Zimbio parasantique.com SEO Score
Check PageRank


2014-07-24 21:44:37 freewebsubmission Markup Validator Parasantique Wikimapia Direktori Web Online - Kirim Submit Url Parasantique on IndonesiaYP